Mas Guntur Laupe, Jenderal Tanpa Sekat

Minggu, 23 Agustus 2020 14:48

FAJAR.CO.ID — 11 bulan menjabat, waktu yang lebih dari cukup bagi seorang Mas Guntur untuk menyelesaikan semua tugas yang dipikulnya. “Karena Mas Guntur jalankan tugasnya, tanpa jarak dan tanpa sekat dengan anak buah dan rakyat,” tutur Prof Said Karim Guru Besar Fakultas Hukum Unhas di tulisanya dalam buku “Jenderal tanpa Sekat”.

Prof Said Karim, salah satu dari 50 penulis yang menyumbangkan tulisannya di buku yang akan diterbitkan oleh IKM Parepare November mendatang. Buku ini, didedikasikan warga IKM Parepare kepada Irjen Pol Mas Guntur Laupe yang telah berakhir masa tugasnya sebagai Kapolda Sulsel, dua pekan lalu.

Tanpa jarak dan tanpa sekat dengan rakyat, kata Said Karim, menjadi prinsip kepolisian modern era kekinian, seperti kata Sir Robert Pell (The Metropolitan Police London) Inggris, tak berjarak dengan masyarakat, membuat tugas polisi semakin sangat mudah dan ini meniadi senjata. Terutama polisi di era modern dalam menjalankan tugasnya.

Inisiator penerbitan buku kumpulan tulisan tentang sosok Mas Guntur Laupe, Prof Budimawan Pagalay dan Dr Rahmat Muhammad, mengatakan, buku “Jenderal tanpa Sekat” itu, mengatakan bahwa buku tersebut sebagai bentuk penghargaan dan terima kasih sahabat Mas Guntur dari berbagai profesi dan daerah kepada Mas Guntur yang telah berhasil dan sukses menjalankan tugasnya sebagai Kapolda Sulsel, meski hanya 11 bulan.

Kata Rahmat Muhammad sosiolog Unhas, faktanya memang demikian. “Salah satu kesuksesan Mas Guntur Laupe sebagai Kapolda Sulsel, bisa kita lihat atau rakyat Sulsel lihat, bagaimana Jenderal Mas Guntur menangani kasus dua unjuk rasa besar di Sulsel dua tahun terakhir ini.

Pertama, unjuk rasa menyambut pelantikan Presiden RI dan hari buruh. “Kemudian kita bisa melihat bagaimana Mas Guntur menangani pengambilan paksa atau pencurian jenazah pasien Covid-19 oleh keluarga di beberapa rumah sakit di Makassar,” kata Rahmat yang bersama Prof Budimawan Palagay, menjadi editor buku yang didisplay di seluruh toko buku Gramedia di Indonesia. (rls)

Bagikan berita ini:
1
5
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar