1.909 Unit Prodi Kampus Islam Kemenag Belum Terakreditasi

Ilustrasi: Kegiatan belajar mengajar di Kampus (Istimewa)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi VIII DPR Selasa (25/8), Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag Muhammad Ali Ramdhani menyampaikan data yang mengejutkan. Yaitu sebanyak 1.909 program studi (prodi) perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI) Kemenag belum terakreditasi.

Dari data tersebut, masyarakat yang ingin mendaftar ke PTKI Kemenag harus selektif. Sebelum menentukan pilihan, perlu mengecek status akreditasi. Sesuai dengan ketentuan, prodi yang belum memiliki akreditasi tidak boleh meluluskan mahasiswa. Jika kedapatan ada prodi yang belum terakreditasi tetapi nekat meluluskan mahasiswa, maka ijazah mahasiswanya tidak sah alias bodong.

Dalam paparan tersebut dijelaskan bahwa total jumlah prodi PTKI negeri maupun swasta ada 3.571 unit. Perinciannya sebanyak 1.909 unit prodi belum terakreditasi. Kemudian 182 unit prodi sudah akreditasi A, 774 unit prodi terakreditasi B, dan 706 unit prodi terakreditasi C.

Baca juga: Dirjen Pendis Ajak Semua Kampus Bersatu dan Berhenti Berkompetisi

Direktur PTKI Kemenag Arskal Salim membenarkan bahwa kampus tidak boleh mewisuda atau meluluskan mahasiswa di prodi yang belum terakreditasi. Sebab berpengaruh pada legalitas ijazahnya. ’’Kebanyakan prodi di PTKIS (perguruan tinggi keagamaan Islam swasta, Red),’’ katanya saat dikonfirmasi Rabu (25/8).

Lebih lanjut Muhammad Ali Ramdhani menuturkan, salah satu persoalan dalam proses akreditasi prodi PTKI itu adalah kapasitas anggaran di Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) yang terbatas. ’’Maka proses akreditasi (prodi PTKI, Red) ditangguhkan,’’ kata pria yang akrab disapa Dhani itu.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...