3 Orang Diamankan Akibat Tawuran, Hanya MF Diduga Salah Tangkap

Polsek Bontoala

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Tawuran yang pecah di sekitaran Jalan Tinumbu, Kota Makassar, beberapa waktu lalu membuat MF sempat diamankan dan dibawa ke Polsek Bontoala.

Dari penuturan paman MF, Abdul Karim, keponakannya itu adalah korban salah tangkap. Apalagi remaja 13 tahun itu mendapat penyiksaan karena dipaksa mengaku oleh polisi.

“Ada tiga orang ditangkap (pasca tawuran). Namun MF tidak tahu dua orang itu. Dia hanya ketemu hanya pas saat ditangkap,” katanya, Selasa (25/8/2020).

Dari penuturan Karim, MF mendapat penyiksaan yang beragam hingga membuat mata sebelah kirinya lebam. Kakinya juga diinjak ban motor.

“Kepada Propam, yang saya tekankan bukan masalah apanya. Anak ini tidak ada catatan kriminalnya di kepolisian,” ujar Karim.

“Waktu ditangkap, korban dipaksa mengaku. Dari catatan kriminalnya (kalau ada), itu yang saya minta (ke polisi),” sambung dia via telepon.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Bontoala, Kompol Andriany Lilikay berusaha membantah dugaan salah tangkap oleh anggotanya.

“Tidak ada itu salah tangkap. Itu kasus tawuran dan ditangani Propam Polda Sulsel,” ujarnya.

Namun, perwira satu melati ini telah menjalani pemeriksaan oleh Propam Polda Sulsel, tadi malam.

Sejumlah awak media yang berusaha mengonfirmasi langsung, justru diabaikan oleh Kompol Andriany.

Dia juga memberikan penjelasan lebih lengkap soal dugaan salah tangkap pelaku tawuran di wilayah hukumnya tersebut.

Komentar

Loading...