Irjen Pol Paulus Waterpauw Akui Pembunuh Staf KPU Yahukimo Mantan Anggota TNI

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw. (Alfian Rumagit/Antara)

FAJAR.CO.ID, PAPUA — Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengakui, dari laporan yang diterima terungkap pelaku pembunuhan staf KPU Yahukimo Hendry Jovinski diduga mantan anggota TNI.

”Memang benar dari laporan yang diterima terungkap salah seorang pelaku adalah mantan anggota TNI yang dipecat karena kasus penjualan amunisi di Kabupaten Mimika pada 2018,” ungkap Paulus Waterpauw seperti dilansir dari Antara pada Selasa (25/8).

Saat ini, kata dia, anggota masih melakukan pencaharian terhadap pelaku. Dari hasil pemeriksaan terhadap para saksi terungkap, ada sejumlah kejanggalan dari keterangan salah seorang saksi yang saat insiden terjadi berboncengan bersama korban.

”Karena itu, saat ini masih terus didalami. Pembunuhan diduga dilakukan karena frustasi setelah dipecat,” ujar Paulus Waterpauw.

Ketika ditanya tentang kemungkinan pelaku yang sama yang membunuh Thoyib pada Kamis (20/8), kapolda mengaku belum bisa memastikan. Namun, kemungkinan itu bisa saja terjadi melihat pola pembunuhan dua kasus tersebut sangat mirip.

”Ini karena dilakukan orang yang memiliki mental kuat,” ujar Waterpauw.

Hendry Jovinski tewas dibunuh sekembalinya bersama Kenan Mohi, staf KPU Yahukimo mengantar obat ke istrinya yang sedang sakit di rumahnya di sekitar jalan Trans Papua, Dekai.

Sementara itu, Polres Kabupaten Yahukimo, masih menyelidiki kasus pembunuhan sadis terhadap seorang warga pada Kamis (20/8). Kapolres Yahukimo AKBP Benny Ady Prabowo mengatakan, pelaku pembunuhan belum terungkap dan masih dalam penyidikan.

Komentar

Loading...