Denda Progresif Pelanggar PSBB DKI Segera Berlaku

Rabu, 26 Agustus 2020 00:01

Petugas mendata pelanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jalan Raya Bogor, Jakarta, Jum'at (22/5/2020). Pemerintah memberikan sanksi terhadap pelanggar PSBB berupa tugas untuk membersihkan fasilitas umum, 'push up', dan 'squat jump' dengan mengenakan rompi pelanggar PSBB guna memberikan efek jera. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta, Andri Yansyah menambahkan, pengguna Jak APD merupakan internal Pemprov DKI, di antaranya dinas yang dipimpinnya, dan Satpol PP.

“Semua data nanti akan terkait. Ini dilakukan agar semuanya disiplin menjalankan protokol kesehatan dan tidak dilakukan pelanggaran yang berulang,” sambungnya.

Penerapan denda progresif ini sebelumnya diumumkan oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, saat mengumumkan perpanjangan masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi Fase I untuk yang keempat kali hingga 27 Agustus 2020.

Dalam masa perpanjangan PSBB tersebut, Anies menyatakan akan berfokus pada penegakan aturan. Sebab, ditemukan data pelanggaran, mulai dari pemakaian masker, pelanggaran tempat/fasilitas umum, serta kegiatan sosial/budaya yang sempat mengalami peningkatan. (JPC)

Bagikan berita ini:
7
9
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar