Dituding Lamban, Taufan Pawe: Saya Ingin Wujudkan Struktur Kepengurusan Ideal


FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Ketua DPD I Golkar terpilih Taufan Pawe (TP) angkat bicara terkait polemik di internal partai yang kian memanas. Di mana, tiga dari lima formatur Musda X yakni Abdillah Natsir, Farouk M Betta dan Imran Tenri Tata, menggelar rapat sendiri dan menghasilkan komposisi kepengurusan DPD I Golkar Sulsel.

Taufan Pawe dianggap lamban dan terkesan acuh dengan masa depan Golkar Sulsel karena hingga tiga pekan pasca dirinya terpilih di Jakarta, struktur pengurus inti Golkar belum juga terbentuk. Bahkan SK dirinya sebagai Ketua Golkar Sulsel pun belum diterbitkan.

Padahal sesuai keputusan Musda X yang digelar di Jakarta, formatur hanya diberi waktu sepekan sejak TP ditetapkan 7 Agustus lalu untuk membentuk kepengurusan.

TP pun menegaskan usulan susunan struktur kepengurusan sejak 21 Agustus 2020 sudah berada di meja Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto. “Usulan strukturnya sudah ada di DPP,” singkat Walikota Parepare itu, Selasa (25/8/2020) malam.

Taufan menyadari munculnya komposisi kepengurusan yang dibuat oleh tiga formaturnya merupakan buntut kekecewaan. Sebab, mereka menolak beberapa nama, salah satunya menolak anggota Fraksi DPRD Sulsel masuk dalam susunan kepengurusan DPD I Golkar Sulsel.

“Ini adalah luapan kekecewan ketiga formatur itu. Saya ingin bagaimana terwujud struktur kepengurusan ideal,” katanya.

“Sesuai saran DPP agar anggota fraksi difungsikan, atau dioptimalisasikan. Tentu saya masukkan dalam kepengurusan,” TP menambahkan.

Komentar

Loading...