Joker Seret Politikus Sulsel, Disebut Ikut Temani Jaksa Pinangki ke Malaysia

Andi Irfan Jaya

“Ada 55 pertanyaan yang diajukan penyidik. Hal-hal teknis terkait pertanyaan penyidik, yang bisa disampaikan soal aliran dana, suap oleh saudara JST kepada para tersangka,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Awi Setiyono di Mabes Polri, kepada FAJAR Indonesia Network (FIN).

Hingga kini, penyidik masih menelusuri siapa saja yang terlibat. Begitu juga uang yang mengalir dalam suap-menyuap terkait kasus surat jalan dan red notice tersebut. Tetapi, mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini tidak menyampaikan secara detail nominal uang suap dari Joko Tjandra ke dua jenderal polisi itu.

“Misalnya di mana, kapan, kepada siapa saja uang diberikan. Dari hasil pemeriksaan, tidak bisa kami sampaikan secara keseluruhan. Apalagi terkait nominalnya. Karena masih berproses. Yang bersangkutan sudah mengakui telah memberikan sebanyak uang tertentu pada para tersangka,” paparnya.

Saat Joko Tjandra diperiksa, penyidik juga menghadirkan barang bukti. “Barang bukti yang selama ini disita, dihadirkan dalam pemeriksaan. Hal itu disampaikan dan ditunjukan kepada tersangka. Yang bersangkutan mengakui. Dia juga memberikan uang kepada para tersangka lain terkait red notice,” imbuhnya.

Sementara itu, Tommy Sumardi tidak datang memenuhi panggilan Bareskrim Polri. Pengacara Tommy Sumardi menyampaikan kliennya sedang sakit. Awi menyatakan, penyidik akan menjadwalkan ulang pemeriksaannya.

Menurut Awi, pengacara Tommy Sumardi berkomitmen kliennya akan memenuhi panggilan berikutnya. “Tentunya nanti akan dijadwalkan ulang. Namun sesuai janjinya, yang bersangkutan menyampaikan akan berkenan hadir,” ucapnya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...