Panduan Protokol Kesehatan untuk Restoran

Panduan Protokol Kesehatan untuk Restoran

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR – Staf Ahli Menteri Bidang Berkelanjutan Pembangunan dan Konservasi Kemenparekraf RI, Frans Teguh mengatakan pihaknya menggagas kampenye care sebagai panduan pariwisata Indonesia.

Termasuk, panduan panduan protokol kesehatan untuk restoran dan rumah makan.

Frans menjelaskan empat konsep yang menjadi panduan bagi pariwisata di Indonesia, antara lain, Cleanliness, Environment Sustainability, Health, dan Safety.

“Cleanliness atau kebersihan adalah keadaan bebas dari kotoran, termasuk di antaranya, debu, sampah, dan bau. Kebersihan juga berarti bebas dari virus, bakteri patogen, dan bahan kimia berbahaya,” kata Frans melalui webinar, Selasa (25/8/2020)

Sementara konsep Environment Sustainability atau lingkungan merupakan suatu keadaan sekitar yang dapat mempengaruhi perkembangan dan tingkah laku makhluk hidup.

“Sehingga kehidupan ekosistem lebih ramah lingkungan, berkesinambungan, dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Frans mengatakan Health atau kesehatan mesti diterapkan restoran sebagai ketentuan kesehatan terhadap manusia dan lingkungan. Hal itu sebagai pencegahan, perawatan, pemantauan, dan pengendalian.

Selain itu, menjalankan peran dengan mempromosikan peningkatan parameter lingkungan dengan mendorong penggunaan teknologi dengan perilaku yang ramah lingkungan.

Terakhir, keselamatan adalah keadannya bebas dari risiko, bahaya, pencemaran, ancaman, gangguan yang bersifat permanen dan non permanen di suatu tempat.

“Juga melindungi dan meningkatkan kewaspadaan masyarakat, pengunjung dan kualitas lingkungan,” pungkasnya.

Sementara, Sekjen PHRI Indonesia Maulana Yusran mengatakan bisnis restoran pasca pandemi berada dalam keadaan dilematis. Pasalnya, konsumen kadang sepi dan kadang membludak.

Komentar

Loading...