Paslon Adu Cepat Mendaftar, Saling Jaga Dukungan Partai

Rabu, 26 Agustus 2020 14:07
Paslon Adu Cepat Mendaftar, Saling Jaga Dukungan Partai

Grafis Pilwalkot Makassar

“Jadi kami sudah sampaikan ke tim paslon agar tidak membawa massa untuk menghindari kerumunan yang berpotensi menyebarkan covid-19,” ujarnya.

Pengamat politik Unismuh, Andi Luhur Prianto menyampaikan potensi salip menyalip dukungan partai politik sepertinya memang membuat paslon gelisah. Hal itu membuat mereka seperti ingin adu cepat mendaftarkan dukungan ke KPU.

“Mereka merasa tetap tidak aman, meski surat B1.KWK di tangan. Makanya berlomba untuk segera mendaftar di KPU,” ungkapnya.Rasa khawatir paslon, diakuinya, bukan tanpa alasan. Kalau melihat tingkat dinamika kontestasi, upaya membegal dukungan partai sudah merupakan bagian dari kompetisi.

Di sisi lain secara elektoral, beberapa kandidat memiliki kepentingan untuk mengeliminasi lawan di tahapan seleksi kandidat. “Mereka ingin menyederhanakan kompetisi, dengan mengeliminasi pasangan calon tertentu,” jelasnya.

Potensi peralihan dukungan masih sangat mungkin terjadi. Apalagi jika keputusan dukungan sudah tersandera oligarki. Merekalah yang bisa menyeleksi para pasangan calon berkontestasi. “Kendali ada di pemodal dan elite partai. Etika politik, bukan variabel penting yang pengaruhi operasi elektoralnya,” imbuhnya.

Bagikan berita ini:
8
9
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar