PPK Curangi Peserta Tender, Pemenang Dibatalkan Sepihak

Ilustrasi proyek

FAJAR.CO.ID, PINRANG– Peserta lelang proyek rehab PKM Bungi merasa dirugikan. Meski sudah menang tender, proyek dialihkan ke orang lain.

Pagu anggaran proyek rehab PKM Bungi sebesar Rp1,7 miliar. Nah, setelah mengikuti seluruh proses lelang, CV Cahaya Abadi Barru sebagai pemenang.

Hanya saja, perusahaan asal Kabupaten Barru itu, tidak sampai pada penandatanganan kontrak sebagai pelaksana proyek nantinya. Digantikan CV Rama.

“Saya masih tidak terima. Mungkin karena saya bukan kerabat bupati jadi begini,” keluh Direktur CV Cahaya Abadi Barru,Andi Irfan, Selasa, 25 Agustus.

Irfan menjelaskan, pihaknya seakan dizalimi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pokja dari proses lelang. Sebab, berita acara hasil pemilihan yang dimenangkan oleh perusahaannya ditolak. Alasannya, sertifikat K3 yang digunakan tidak sesuai yang diinginkan.

Persoalan lainnya, kesal Andi Irfan, PPK diduga sengaja mengarahkan seseorang dengan menambahkan standar dokumen pemilihan yang dinilainya menyebabkan persaingan tidak sehat.

“Itu bertentangan dengan dokumen pemilihan, yakni poin penunjukan pemenang,” sesalnya.

Dikonfirmasi PPK proyek rehab PKM Bungi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang, Ulfa Anwar, menepis anggapan jika dirinya sengaja memenangkan perusahaan tertentu.

“Jadi memang ada permen baru. Kami laksanakan sesuai prosedur. Ini sesuai kewenangan. Saya tolak berkas karena memang tidak sesuai,” katanya dengan nada suara tinggi mengakhiri pembicaraan.

Komentar

Loading...