Sebut Penanganan Covid-19 Tak Maksimal, Saleh Partaonan Ungkap Pembicaraan Hatta Rajasa

Ketua Majelis Penasihat PAN Hatta Rajasa-- jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pelaksana harian Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR, Saleh Partaonan Daulay mengungkap pembicaraan penting dengan Hatta Rajasa dan elite partainya yang lain mengenai penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia.

Saleh menyebut, internal PAN melakukan diskusi serius dengan Hatta selaku ketua majelis penasihat partai, Ketua Dewan Pakar Dradjad H Wibowo, dan tokoh PAN Didik J Rachbini.

Mereka menilai penanganan Covid-19 oleh pemerintah belum maksimal.Hal itu dilihat dari masih meningkatnya jumlah masyarakat yang terpapar virus asal Wuhan, Tiongkok itu, serta banyaknya orang yang meninggal karena penyakit tersebut.

“Salah satu topik serius yang dibicarakan adalah mahalnya biaya swab test yang dibebankan kepada masyarakat. Banyak yang tidak sanggup, dan menolak swab test bahkan rapid test karena merasa tidak memiliki makna buat mereka. Apalagi mereka tidak mampu membayarnya,” ucap Saleh di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (25/8).

Isu penting kedua adalah adanya masyarakat yang positif Covid-19 harus membayar sendiri biaya perawatannya.

Pengaduan terkait masalah ini banyak diterima oleh Fraksi PAN DPR. “Biayanya mahal, bahkan sampai jutaan. Padahal ada surat menteri kesehatan bahwa biaya penanganan Covid-19 ditanggung negara,” tegas Anggota Komisi IX DPR ini.

Kemudian, adanya orang yang bukan sakit karena Covid-19, tetapi seolah-olah dibilang positif Corona.

Komentar

Loading...