Soal Aliran Dana Korupsi PT DI, KPK Cecar Pejabat Kemenhub

ilustrasi KPK

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah selesai memeriksa Kepala Pusat Pengelolaan Transportasi Berkelanjutan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Firdaus Komarno. Pejabat Kemenhub itu diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi penjualan dan pemasaran pada PT Dirgantara Indonesia (DI) tahun 2007-2017.

Pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri menyampaikan, penyidik lembaga antirasuah mencecar Firdaus soal aliran dana korupsi PT Dirgantara Indonesia. Menurutnya, KPK mendalami kick back dari pemasaran dan penjualan PT Dirgantara Indonesia yang diduga diterima para pejabat PT DI.

“Penyidik masih terus mendalami melalui keterangan para saksi mengenai dugaan penerimaan sejumlah uang (kickback) kepada para pihak end user termasuk kepada tersangka BS,” kata Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (25/8).

Juru bicara KPK bidang penindakan ini menuturkan, pemeriksaan terhadap Firdaus untuk melengkapi berkas perkara mantan Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia Budi Santoso. KPK juga turut memeriksa pegawai Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bapennas) Rizky Ferianto dan pensiunan TNI Danardono Sulistiyo Adji. Keduanya juga dicecar penyidik mengenai aliran uang yang diterima Budi Santoso dan pihak lainnya.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan dua orang sebagai tersangka. Mereka adalah mantan Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia Budi Santoso dan mantan Asisten Direktur Utama bidang Bisnis Pemerintah PT Dirgantara Indonesia Irzal Rinaldi Zailani.

Komentar

Loading...