Dibungkus Baju Pengantin, 4 Ribu Butir Pil Ekstasi Dipesan, Mantan Polisi Terlibat

Barang Bukti

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Empat sekawan ini harus berurusan dengan polisi. Mereka berinisial HT alias A, SN alias Doyok, H alias Hengky, dan HR alias Ardi.

Pasalnya, mereka terlibat dalam peredaran obat terlarang berupa pil ekstasi yang dipesan oleh seorang yang berada di balik jeruji besi Lapas di Kabupaten Gowa.

Mengetahui hal itu, Tim Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri langsung melakukan penyelidikan atas kasus obat terlarang tersebut.

“Keempat orang itu kami amankan karena terlibat dalam peredaran pil ekstasi sebanyak 4.945 butir dengan berat total 2.074 gram,” kata Kabag Penum Mabes Polri, Kombes Ahmad Ramadhan, Kamis (27/8/2020).

Berawal pada Sabu, (1/8/2020) sebuah koper biru tiba di Bandara Soekarno Hatta Jakarta. Koper warna biru itu berisi baju pengantin.

Namun saat dilakukan X-Ray oleh petugas bandara, ditemukan benda mencurigakan berupa obat terlarang itu yang disisipkan dalam baju pengantin tersebut.

Polisi pun mengetahui penemuan itu dan langsung melakukan pengembangan setelah mengetahui tujuan barang itu di sebuah kantor eksedisi Kota Makassar.

Singkat cerita, pada Senin, (10/8/2020), seorang laki-laki berinisial R datang ke sebuah kantor ekspedisi tersebut untuk mengambil barang berisi obat ekstasi itu.

“Dari pengakuannya, R mengaku disuruh oleh HR alias A. HR pun ikut tertangkap dan mengaku disuruh lagi oleh SN alias Doyok dari Rutan Makassar,” tambah Kombes Ahmad.

Komentar

Loading...