Kasus Joker Usik Nasdem, Andi Irfan Jaya Tak Lagi di JSI

Andi Irfan Jaya

“Kami imbau agar tetap hati-hati agar tidak terjadi fitnah. Senantiasa melakukan cek dan ricek,” pintanya.

Sementara itu, Jampidsus Kejagung, Ali Mukartono menuturkan pihaknya juga sudah memeriksa Djoko Tjandra dalam status sebagai saksi untuk tersangka jaksa Pinangki. Pihaknya mencecar soal aliran dana.

“Jadi materi pemeriksaan soal dugaan suap yang dilakukan terhadap jaksa PSM,” ungkapnya.

Terkait peran dan kapasitas Irfan Jaya, pihaknya belum membeberkan secara detail. Akan tetapi, pemeriksaan terhadap Irfan disebut untuk mengumpulkan bukti terkait penyuapan. Termasuk kepentingan apa bertemu Djoko Tjandra.

“Jadi masih didalami terus. Tujuannya untuk membuat terang semuanya, tindak pidana yang terjadi. Tentu untuk menemukan tersangkanya,” tukasnya.

Bareskrim Dalami Pinangki

Sementara itu, Bareskrim Polri berencana akan memeriksa Jaksa Pinangki Sirna Malasari (PSM). Pemeriksaannya terkait dugaan aliran dana pengurusan pencabutan red notice Joko Soegiarto Tjandra alias Joe Chen alias Joker.

“Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo melalui Direktur Tipikor Bareskrim Polri telah bersurat ke Jaksa Agung. Isinya meminta izin untuk melakukan pemeriksaan terhadap Jaksa PSM,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, penyidik masih mengembangkan penyidikan guna mendalami pihak-pihak yang diduga menerima aliran dana terkait pengurusan pencabutan red notice.

“Penyidik masih melakukan penyelidikan. Permintaan izin memeriksa jaksa PSM sifatnya klarifikasi terkait informasi yang diterima penyidik,” imbuhnya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...