Kekayaan Intelektual Sebagai Pendorong Ekonomi Daerah di Sulawesi Selatan

FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID — Staf Ahli Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia Bidang Ekonomi, Razilu, bersama Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulsel, Harun Sulianto, dan Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Sulsel, Sri Yuliani menghadiri kegiatan workshop promosi dan diseminasi Kekayaan Intelktual Komunal sebagai Pendorong Ekonomi Daerah Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan, Kamis (27/8/2020).

Sebelum membuka kegiatan, Staf Ahli Bidang Ekonomi mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan ini patut diapresiasi karena kegiatan ini merupakan bentuk sinegritas dan kolaborasi yang baik antar instansi terkait dalam mendorong dan menfasilitasi Pemerintah Daerah dalam pendaftaran Kekayaan Intelektual.

“Ada beberapa tujuan yang ditimbulkan dengan pembangunan Kekayaan Intelektual yakni insentif untuk iklim kondusif tumbuh suburnya kreatifitas dan inovasi yang bernilai ekonomi serta kewirausahaan berbasis sistem HKI, Menjamin usaha yang sehat dan kompetitif, dan mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran Bangsa Indonesia,” jelas Razilu.

Kesadaran Pemerintah Kabupaten/Kota terhadap potensi kekayaan intelektualnya sangat diharapkan. Sehingga dapat terpublikasi baik secara nasional maupun internasional dan memperoleh perlindungan hukum masing-masing. Itu karena telah diinventarisir dengan baik oleh Ditjen Kekayaan Intelektual melalui Kanwil Kwmenkumham Sulsel.

“Saat ini, Kanwil Sulsel telah sukses mendorong Kabupaten/Kota yang terbukti dari jumlah permohonan KI sebanyak 7.069 selama 10 Tahun Terkakhir dan PNBP meningkat,” pungkas Staf Ahli.

Komentar

Loading...