Komplet! Jokowi Menyebut Honorer Beberapa Kali

Presiden Jokowi memimpin rapat kabinet terbatas mengenai percepatan penanganan dampak pandemi COVID-19 di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (13/7). Foto: ANTARA/Sigid Kurniawan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo meluncurkan program Bantuan Pemerintah Subsidi Gaji untuk Pekerja di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (27/8).

Sebanyak 2,5 juta pekerja akan diberikan bantuan dengan nilai Rp 2,4 juta pada hari ini.

Pria yang akrab disapa Jokowi itu mengatakan, ekonomi dunia saat ini mengalami kelesuan. Sebanyak 215 negara mengalami gangguan ekonomi terkena pandemi Covid-19.

Yang bermasalah bukan hanya yang kecil saja, perusahaan menengah dan besar juga terganggu.

“Rakyat di 215 negara tadi semuanya mengalami hal yang sama, masalah kesehatan dan masalah ekonomi. pemerintah kita telah meluncurkan banyak sekali stimulus ekonomi,” kata Jokowi.

Jokowi menerangkan, ada bantuan sosial tunai diberikan kepada masyarakat Rp 600 ribu per bulan. Ada juga bantuan langsung tunai desa dengan nilai yang sama Rp 600 ribu per bulan. Selain itu, pemerintah juga memberikan subsidi hingga gratis listrik.

“Ada juga bantuan sembako diberikan. Ada juga yang terkena PHK dapat kartu Prakerja. Ada juga baru dua hari yang lalu Banpres Produktif untuk usaha mikro, usaha kecil diberikan bantuan Rp 2,4 juta langsung tunai. Jumlahnya ini memang sebuah jumlah yang tidak kecil,” kata Jokowi.

Pada hari ini, Jokowi menerangkan, pihaknya memberikan subsidi gaji kepada karyawan yang berpenghasilan di bawah Rp 5 juta. Pekerja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan berhak mendapat bantuan ini.

“Kita luncurkan hari ini 2,5 juta (orang). Kita harapkan nanti di September selesai 15,7 juta pekerja. Semuanya diberikan. Hari ini saya kira komplet, ada pekerja honorer, ada termasuk guru honorer ini, ada guru honorer juga, ada petugas pemadam kebakaran, honorer ada, ada juga karyawan hotel ada, tenaga medis perawat ada, apalagi? petugas kebersihan ada, karyawan hotel ada, ya, komplet,” kata Jokowi.

Mantan gubernur DKI Jakarta ini menerangkan siapa pun pekerja yang aktif membayar BPJS Ketenagakerjaan sampai Juni berhak mendapatkan bantuan ini. “Kita harapkan nantinya setelah ini diberikan kepada bapak, ibu sekalian, konsumsi rumah tangganya naik,” kata Jokowi. (jpnn/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...