Megawati: Masa Saya dan Jokowi Dituduh PKI, Nalarnya di Mana


FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengatakan, PDI-P sebagai partai Nasionalis menjadikan Pancasila sebagai pijakan untuk politik. Untuk itu, dia merasa aneh ketika ada orang yang menudingnya sebagai bagian dari PKI.

“Kita ini partai nasionalis. Semua inspirasinya datang dari proklamator kita yang orang boleh saja tak senang, malah Bung Karno pernah sementara waktu dibilang komunis, saya anaknya dibilang komunis, saya kalem saja. Lho aneh kan?” ujar Megawati dalam pidatonya di pembukaan Sekolah Calon Kepala Daerah PDIP Gelombang II, yang dilaksanakan secara daring, Rabu (26/8).

Megawati mengatakan, dia sudah 15 tahun menjadi anggota DPR. Kemudian dilanjutkan dengan wapres hingga kemudian jadi presiden. Sehingga dia menilai tidak masuk akal ketika orang masih menganggap dia sebagai bagian dari PKI.

”Saya pertama kali jadi (anggota DPR) itu jaman Pak Harto. Jadi, saya kena screening tentara. Kenapa saya bisa lewat (lolos)? Jadi entengnya yang screening saya itu dong yang PKI kalau saya PKI, karena dia yang meloloskan, bukan saya minta. Kedua, kok saya bisa jadi wapres? Setelah jadi wapres, kok saya bisa jadi presiden?” ujar Megawati.

Megawati mengatakan, bukan saja dia dengan Bung Karno yang dituding sebagai PKI. Presiden Jokowi juga alami hal yang sama.

“Tapi orang yang nggak senang selalu bilang saya ini PKI. Pak Jokowi dibilang PKI. Nalarnya itu kemana?” katanya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...