Otak Pembunuh Bos Pelayaran Diduga Korupsi Rp100 Juta

Proses rekonstruksi pembunuhan bos pelayaran berinisial S. (Sabik Taufan/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — NL, 34, otak pembunuhan bos PT Dwiputra Tirta Jaya berinisial S, 51, dilaporkan melakukan penggelapan uang pajak perusahaan. Dugaan sementara, NL diperkirakan telah melakukan korupsi sekitar Rp 100 juta.

“Kita lihat itu sekitar Rp100 juta lebih. Yang lain-lain kan kita belum lihat,” kata Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Sudjarwoko kepada wartawan, Kamis (27/8).

Kendati demikian, polisi belum bisa membuktikan keterkaitan uang penggelapan yang dilakukan NL dengan uang Rp 200 juta yang dikeluarkan NL untuk menyewa pembunuh bayaran untuk mencabut nyawa S.

Saat ini aparat masih melakukan pendalaman ihwal uang tersebut.

“Termasuk nanti juga kita dalami juga apakah uang yang kemarin Rp 200 juta disebutkan itu asalnya dari mana (hasil korupsi uang perusahaan atau bukan, Red), itu kita dalami juga,” jelas Sudjarwoko.

Sebelumnya, jajaran Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Utara berhasil mengungkap kasus penembakan bos PT Dwiputra Tirta Jaya berinisial S, 51. Otak pembunuhan ini ternyata NL, 34, yang berstatus sebagai pegawai bagian keuangan di perusahaan milik korban. (jpc/fajar)

loading...

Komentar

Loading...