Peristiwa Kebakaran Meningkat, Dinas Kesehatan Makassar Siagakan Petugas

Kamis, 27 Agustus 2020 20:25
Belum ada gambar

Kadis Kesehatan Makassar, Naisyah Tun Azikin.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Peristiwa kebakaran kerap kali melanda Kota Makassar beberapa hari terakhir. Bahkan dalam sehari, kasus kebakaran bisa terjadi tiga kali.

Dinas Kesehatan (Diskes) pun memberikan respons cepat atas maraknya peristiwa kebakaran yang terjadi. Petugas kesehatan kini disiapkan dalam meminimalisir jatuhnya korban akibat kebakaran.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin, lokasi kebakaran di Pannampu dilayani oleh petugas kesehatan Puskesmas Kaluku Badoa. Sementara Puskesmas Dahlia di pasar Senggol, dan Puskesmas layang di Jalan Bandang.

“Mereka memberikan pelayanan kesehatan kepada korban kebakaran pasca-kebakaran,” kata Naisyah saat ditemui di Posko Covid-19 Kota Makassar, Kamis (27/8/2020).

Menurut Naisyah, dirinya telah menginstruksikan kepada seluruh Puskesmas untuk terus bersiaga terhadap peristiwa kebakaran. Pasalnya, tiap musim kemarau, peristiwa kebakaran rawan terjadi.

Naisyah kemudian meminta masyarakat berhati-hati dalam beraktivitas. Hal itu untuk mengantisipasi ancaman kebakaran yang bisa saja terjadi kapanpun. “Kalau ada yang sakit akibat kebakaran dilayani oleh posko pelayanan kesehatan,” ucap Naisyah.

Sementara itu, Kepala Bidang Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar, Hasanuddin menjelaskan, rentetan kebakaran yang terjadi diakibatkan faktor cuaca. Di mana cuaca khususnya di Kota Makassar mencapai suhu di atas 35 derajat celcius.

“Saya kira ini kita sudah memasuki musim kemarau. Dihimbau kepada warga untuk tetap waspada karena bahan yang mudah terbakar pada kering,” ujarnya.

Lanjut Hasanuddin, bahan yang kering tersebut bisa memicu kebakaran. Bahkan dengan percikan api kecil sekalipun. Sebisa mungkin masyarakat memisahkan bahan yang mudah terbakar dari sumber api.

“Bahkan (bahan yang kering) dipicu dengan api kecil pun bisa terbakar, tetap waspada. Termasuk semua tumpukan sampah semua pada kering. Termasuk puntung rokok yang disentil itu bisa menyebabkan api yang besar,” paparnya.

“Contohnya saja ini kayak ini kebakaran alang alang yang hampir tiap hari kita padamkan,” pungkasnya. (ikbal/fajar)

Bagikan berita ini:
4
8
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar