Sri Mulyani: Butuh USD 8 Triliun untuk Atasi Covid-19

Kamis, 27 Agustus 2020 20:04

Menteri Keuangan, Sri Mulyani.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA –Penanganan pandemi Covid-19 masih terus dilakukan di seluruh belahan dunia. Terutama dalam hal penanganan kesehatan dan penanggulangan masalah ekonomi di tengah ketidakpastian berakhirnya pandemi Covid-19.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan, berdasarkan hitungan IMF, dibutuhkan dana sekitar USD 8 triliun. Atau sebesar 10 persen dari produk domestik bruto (PDB) global untuk mengatasi pandemi Covid-19 di seluruh dunia.

“Hitungan International Monetary Fund lebih dari USD 8 triliun. Covid-19 adalah bencana kemanusiaan yang telah mempengaruhi seluruh faktor paling dalam kehidupan masyarakat berinteraksi secara sosial, politik, kultural, tentu saja dari sisi ekonomi,” ujarnya dalam acara diskusi virtual, Kamis (27/8).

Menurut Sri, seluruh negara yang terkena dampak Covid-19 masih mencari titik keseimbangan antara penanganan kesehatan dan penanggulangan ekonomi. Sebab, hingga saat ini angka penularan Covid-19 masih tinggi.

Penularan Covid-19 membuat bisnis perusahaan kehilangan pendapatannya. Bahkan mengalami kebangkrutan, yang menyebabkan angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Jutaan pekerja kehilangan pekerjaannya.

Bagikan berita ini:
9
10
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar