Tingkatkan PAD dan Minimalisir Kecurangan Jukir, PD Parkir Maksimalkan Sistem Online

Ilustrasi parkir online

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Seiring bergeliatnya kembali aktivitas masyarakat di tengah pandemi. Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya tengah berupaya memaksimalkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui jasa parkir dengan sistem pembayaran berbasis online.

Direktur Utama (Dirut) PD Parkir Makassar Raya, Irham Syah Gaffar, menjelaskan, bahwa metode pembayaran berbasis online sangat menjanjikan dari segi PAD.

Di sisi lain, penerapan parkir Online bisa menimalisir tindakan ‘nakal’ juru parkir. Di mana hasil parkir tidak lagi diserahkan ke jukir, melainkan pembayaran langsung masuk ke PD Parkir.

“Kita sudah gunakan itu sistem pembayaran online. Juru parkir kita dibekali alat scan. Jadi kalau orang mau bayar parkir, cukup scan barcode saja,” jelas Irhamsyah, Kamis (27/8/2020).

Irham menambahkan, saat ini penerapan sistem pembayaran parkir berbasis online tersebut berada di tiga kawasan, yaitu Pengayoman, Boulevard, dan Perintis Kemerdekaan, dengan total 178 titik.

Untuk titik di kawasan Perintis Kemerdekaan memang masih terkesan baru. Di kawasan ini ada 58 titik. Sementara untuk Pengayoman dan Boulevard yang lebih awal diterapkan, memiliki sekitar 120 titik.

Seiring dengan proses perubahan status dari Perusahaan Daerah (PD) menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda), hal itu dinilai akan lebih mempermudah peningkatan kontribusi terhadap PAD.

Selain itu, sejumlah kewenangan yang sebelumnya terbatas pada saat berstatus PD, sudah bisa dilakukan dengan kewenangan penuh pada saat menjadi Perumda.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar