Usai Bersepeda, Dokter Ingatkan Hindari Kumpul-kumpul

Ilustrasi warga berolahraga dengan bersepeda (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Berolahraga dianjurkan untuk membangun imunitas tubuh selama pandemi Covid-19. Salah satu olahraga yang menjadi tren selama pandemi adalah bersepeda.

Dalam diskusi webinar bertajuk Refleksi Infodemi di Masa Pandemi, Klinik Misinformasi, Rabu (26/8), Dokter Spesialis Paru dr. Jaka Pradipta Sp.P mengapresiasi antusiasme masyarakat yang ingin berolahraga selama pandemi. Olahraga salah satunya bersepeda, harus dilakukan dengan tetap melakukan protokol kesehatan.

“Olahraga penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Saya sih menghargai sekali ya, orang berolahraga. Berlari dan bersepeda. Tapi di lapangan justru membuat kondisi sebetulnya lebih tidak aman dari Covid-19,” katanya.

Mengapa? Sebab bersepeda yang dilakukan dengan konvoi masih kurang disiplin mematuhi protokol kesehatan. “Bersepeda 1 jam tapi setelah main sepeda, kumpul-kumpul 15 orang lepas masker, ngopi-ngopi santai,” tuturnya.

Berdasar itu, dr. Jaka menyarankan agar olagraga jangan dilakukan di tempat ramai. Lakukanlah olahraga dengan intensitas ringan dan sedang. Sehingga tak membuat seseorang melepas masker di tengah kerumunan.

“Buka masker di tengah kerumunan berisiko. Makanya atlet sepak bola banyak yang kena Covid-19. Karena mereka olahraga intensitas berat dan lelah,” ungkapnya.

Dia mengingatkan bahwa pandemi belum selesai. Masyarakat diminta mendukung perjuangan tenaga medis dengan mematuhi protokol kesehatan.

“Penyakit ini belum selesai, tes lebih giat tapi angka juga bertambah. Tuh buktinya yang meninggal masih ada. Yang kritis juga banyak,” jelasnya.

Komentar

Loading...