Utangnya Ditagih, Malah Serang Korbannya Pakai Silet, Tiga Pria Terluka dan Berdarah-darah

Petugas menunjukkan tersangka perempuan berinisial MS (tengah), penganiaya tiga pria dengan pisau silet hingga luka parah di Mapolresta Mataram, NTB. Foto: antaranews.com

FAJAR.CO.ID, MATARAM — Seorang perempuan berinisial MS, 23, pelaku penganiayaan berat terhadap tiga pria korbannya telah diamankan polisi. Tersangka MS ini tergolong sadis, karena melukai korbannya menggunakan silet, sehingga korban terluka parah.

Kasat Reskrim Polresta Mataram AKP Kadek Adi Budi Astawa di Mataram, Kamis, mengatakan, motif pelaku menganiaya ketiga korbannya hingga luka parah karena tersinggung saat ditagih bayar utang.

“Utangnya itu hanya Rp50 ribu, untuk bayar makan di kantin indekos. Karena tersinggung ditagih, dia langsung menyerang korban,” kata Kadek Adi.

Penganiayaan itu terjadi di indekos pelaku di Jalan Mekar Sari, Lingkungan Gedur, Kelurahan Abian Tubuh Baru, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram.

Awalnya, korban seorang diri menghampiri pelaku dan menagih utang yang belum terbayar. Namun, pelaku menanggapinya dengan bergegas masuk ke kamar indekosnya dan keluar membawa pisau silet kemudian menyerang korban.

“Korban sempat mengantisipasi serangan pelaku dengan sebilah bambu besar. Tetapi pelaku lebih lihai menyerang, hingga menyilet tangan kiri korban,” ujarnya.

Setelah insiden itu, pelaku asal Medan, Sumatera Utara, mencoba kabur. Namun dua rekan korban berupaya menghalaunya. Namun, pelaku kembali berulah dengan menyerang kedua rekan korban. “Akibat perbuatannya, salah seorang korban terkena silet dengan kondisi lukanya cukup parah sehingga harus dilarikan ke rumah sakit dan menjalani operasi,” ucap dia.

Komentar

Loading...