Gumpalan Nasi Dilempar dari Balik Tembok Penjara, Ternyata Isinya Mengejutkan

Bungkusan yang diduga berupa sabu yang dilempar oleh seseorang dari balik penjara. Serta sejumlah barang yang ditemukan saat pihak Rutan Klas IA Surakarta menggeledah kamar napi. (ANTONIUS CHRISTIAN/RADAR SOLO)

FAJAR.CO.ID, SOLO — Cobaan penyelundupan sabu ke dalam rumah tahanan (rutan) kembali terjadi. Sabu yang dikemas dalam bungkusan itu dilempar oleh seseorang melalui tembok sisi belakang Rutan Klas IA Surakarta, Kamis (27/8) malam. Diduga, aksi nekat tersebut dilakukan oleh bekas narapidana rutan.

Kepala Rutan Klas IA Surakarta Urip Dharma Yoga mengatakan, bungkusan sabu tersebut ditemukan di depan halaman kamar 1 Blok C oleh sipir yang sedang melalukan patroli kamar.

“Jadi sekitar pukul 20.00 malam, anggota kami yang melakukan patroli mendengar ada suara benda jatuh. Setelah didekati, ternyata plastik berisi gumpalan nasi. Kemudian, plastik tersebut dibawa ke penjagaan pusat yang ada di depan. Saat dilakukan pembongkaran, ternyata di dalam bungkusan nasi tersebut berisi dua paket diduga sabu dengan dua pipet,” kata Urip.

Pihaknya punya dugaan kuat barang tersebut dilempar oleh bekas napi rutan. Sebab, lemparannya bisa pas jatuh di depan kamar tahanan.

“Padahal tembok kami tinggi, kemudian masih ada kamar. Dia juga tahu di mana blok tahanan kami. Selain itu, dia tahu pada saat jam tersebut kita sedang rolling piket jaga. Kemudian dia juga tahu, tidak bisa menyelundupkan lewat barang bawaan, karena kami melakukan pemeriksaan benda masuk sampai tiga lapis,” papar Urip.

Sebenarnya ada empat CCTV yang mengarah ke lokasi pelemparan benda diduga sabu tersebut. Namun karena faktor pencahayaan, tidak bisa merekam secara detail terduga pelempar barang haram tersebur. “Ketika kita zoom hasilnya pecah,” ucap Urip.

Pihak rutan langsung menyerahkan temuan tersebut ke Satuan Narkoba Polresta Surakarta untuk pengembangan kasus selanjutnya. “Hal ini juga untuk memastikan apakah benar benda tersebut sabu atau bukan. Untuk berat benda, kami juga belum bisa memastikan,” katanya.

Selain melimpahkan temuan tersebut, pihak rutan juga langsung melakukan razia dadakan di dua kamar terdekat dari titik jatuhnya benda mencurigakan tersebut. Hasilnya, beberapa benda terlarang ditemukan dari dua kamar tahanan tersebut. Antara lain sejumlah kabel, handphone (HP), kartu domino, serta senjata tajam rakitan.

“Untuk HP juga kami serahkan kepihak kepolisian,” paparnya.

Sepanjang menjabat di Rutan Klas IA Surakarta selama 1,5 bulan terakhir, diakui Urip, baru kali ini ada temuan modus penyelundupan dengan dilempar dari balik tembok penjara. “Kalau di lapas dan rutan lain, modus seperti ini sudah beberapa kali terjadi,” pungkasnya. (atn/ria)

(rs/atn/per/JPR)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...