Hujan Interupsi di Parpurna, Pimpinan Dewan Batal Bimtek di Bali, Diam-diam ke Jakarta

Pelantikan anggota DPRD Bone beberapa waktu lalu. (IST)

FAJAR.CO.ID, BONE– Tiga pimpinan DPRD Kabupaten Bone batal ikut bimbingan teknis (bimtek) di Bali. Namun ketiganya diam-diam ke Jakarta.

Tiga unsur pimpinan itu masing-masing Wakil Ketua DPRD Bone, Indra Jaya, Ramang, dan Wahyudi Taqwa. Itu terungkap saat rapat paripurna ranperda APBD 2020 pada Rabu malam, 26 Agustus. Mereka dihujani interupsi.

“Sebelum paripurna kami ingin tanyakan apa hasil konsultasi tiga pimpinan DPRD Bone di Jakarta,” tanya Anggota DPRDBone, Adriani Alimuddin Page.

Pertanyaan Adriani tak direspons Ketua DPRD Bone, Irwandi Burhan. Tetapi anggota Badan Anggaran (banggar) DPRD Bone itu tetap ngotot mempertanyakan.

“KUA PPAS 2021 dan Kupa perubahan sudah dilakukan MoU dan dihadiri Ketua DPRD, konsultasi dengan Biro Hukum Provinsi Sulsel juga sudah, terus ngapain tiga wakil ketua ke Jakarta lagi,” tegas Adriani heran.

Tak hanya itu, Ketua Komisi I DPRD Bone, Saipullah Latif juga mempertanyakan hasil konsultasi tiga pimpinan DPRD Bone di Dirjen Otoda Kemendagri. “Jangan sampai yang dikonsultasikan justru cacat yuridis,” sebutnya.

Paling lucu sebut Saifullah, surat tugas untuk konsultasi di Jakarta justru ditandatangani sendiri oleh pimpinan DPRD tersebut.”Ini paling lucu, berangkat diam-diam, surta tugas ditandatangani sendiri,” kritiknya.

Sementara Wakil Ketua DPRD Bone, Indra Jaya menjabarkan hasil konsultasi di Dirjen Otoda Kemendagri. Awalnya pimpinan DPRD Bone konsultasi di Biro Hukum Provinsi Sulsel.

Komentar

Loading...