Irjen Napoleon Ikut Rekonstruksi Kasus Suap Djoko Tjandra

Ilustrasi: Djoko Tjandra (baju orange) dikawal petugas kepolisian saat tiba di bandara Halim perdanakusuma, Jakarta, Kamis (30/7). (HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Bareskrim Polri telah menggelar rekonstruksi kasus dugaan suap dari pengusaha Djoko S Tjandra dan Tommy Sumardi kepada Irjen Napoleon Bonaparte serta Brigjen Prasetijo Utomo, Kamis (27/8).

Salah satu kuasa hukum Irjen Napoleon, Putri Maya Rumanti mengatakan, rekonstruksi tersebut digelar di Gedung TNCC Bareskrim. “Tadi cukup lama, dari pagi, baru selesai tadi (pukul 18.50 WIB),” kata Putri usai mendampingi kliennya.

Putri mengungkapkan bahwa dalam krekonstruksi itu sempat ada pihak yang emosi. Namun, dia tak membeberkan apakah yang emosi kliennya atau penyidik Bareskrim.

“Sudah digelar dengan lancar meskipun ada sedikit emosi tadi, ya. Agak meluap sedikit, tetapi semua bisa terkendali dengan baik,” imbuh Putri.

Menurut Putri, rekonstruksi itu digelar berdasar rekaman CCTV di lantai satu gedung TNCC Bareskrim. Namun, Putri menegaskan bahwa kliennya tak terlibat dalam persoalan itu.

“Semuanya tidak ada kaitannya dengan Jenderal Napoleon Bonaparte. Itu yang harus saya tegaskan di sini,” tegas Putri.

Selain itu, Putri menegaskan bahwa dugaan keterlibatan kliennya justru terbantahkan dalam rekonstruksi itu. Sebab, konon Napoleon tak ada di lokasi sebagaimana keterangan dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

“Beberapa keterangan hari ini dalam rekonstruksi telah terbantahkan karena Jenderal Napoleon tidak pernah ada tepat waktu di saat kejadian itu,” kata Putri.

Komentar

Loading...