Item Sembako Banyak Dihilangkan, Bansos Bantuan Covid-19 di Gowa

Ilustrasi Bansos. FOTO: FAISAL R. SYAM / FAJAR INDONESIA NETWORK

FAJAR.CO.ID, GOWA– Paket sembako bagi warga yang terdampak Covid-19 di Gowa tidak sesuai yang dijanjikan. Banyak item dihilangkan.

Warga seharusnya menerima beras 10 kilogram, telur satu rak, dan gula pasir satu kilogram. Selain itu, juga dijanjikan mi instan satu bal, minyak dua liter, terigu dua kilogram, dan empat buah makanan kaleng. Paket sembako ini disebut nilainya Rp 300 ribu. Tetapi sembako yang diterima warga hanya gula, telur, beras, minyak goreng, dan susu.

“Tidak dapatki mi. Itu saja,” kata warga Dusun Pattingalloang, Desa Bontosunggu, Kecamatan Bajeng, berinisial SA, Kamis, 27 Agustus.

Paket sembako yang diterima SA sumbernya dari Dinas Sosial Kabupaten Gowa. Paket sembako tersebut pengganti Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang ditarik kembali oleh pemerintah desa. Ia mengaku tidak ingin ribut dengan pegawai desa. Makanya identitasnya minta dijaga.

“Dua kali ji terima sembako dari Dinas Sosial. Pengganti BLT. Karena waktu menerima BLT yang kedua ini ditarik. Magribnya ditarik lagi itu uang Rp 600 ribu lalu diganti sembako,” ungkapnya.

Selain dirinya, warga lain yang juga dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) ditarik lelaki berinisial DL. Sembako yang diterima sama dengan yang diterima SA.

Paket sembakonya tidak lengkap. Kedua warga Dusun Pattingalloang ini mempertanyakan dana BLT yang ditarik. Apakah dialihkan penerimanya atau tidak. Sebab, foto dokumentasinya sudah diterima.

Komentar

Loading...