Kondisi Pasar Butung di Tengah Pandemi Covid-19, Sepi Pengunjung hingga Lapak Tutup

Kondisi Pasar Butung di tengah pandemi Covid-19, Jumat (28/8/2020).

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Pusat grosir terbesar di Kota Makassar yang banyak dikunjungi masyarakat yaitu Pasar Butung, kini nampak jauh berbeda dari biasanya.

Pasalnya, berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi pasar yang sempat terbakar pada Juni 2017 itu, terlihat sepi pengunjung. Bahkan lapak penjual juga masih ada yang tertutup.

Tidak hanya itu, di area parkir juga nampak sepi kendaraan baik kendaraan roda dua maupun roda empat. Hal itu diketahui lantaran menurunnya daya beli masyarakat akibat pandemi Covid-19.

Linda salah seorang pedagang di Pasar Butung menuturkan kondisi pasar yang sepi pengunjung itu kembali terjadi pasca hari Raya Idul Fitri 1441H.

Ia menjelaskan, selama sepekan jelang hari raya idul fitri yang jatuh pada Mei 2020 lalu, Pasar Butung sempat ramai pengunjung. Hanya saja, usai hari raya idul fitri pasar tersebut kembali sepi.

“Iye sempat ramai waktu mau lebaran tapi beberapa hari setelah lebaran sepi mi lagi,” ucapnya saat ditemui di lapaknya, Jumat (29/8/2020).

Meski begitu, Linda mengaku omset yang didapatnya jelang hari Raya Idul Fitri tahun ini tidak sebanding dengan pendapatannya di tahun-tahun sebelumnya.

“Iya jauh sekali bedanya, sekarang alhamdulillah kalau 2 juta bisa didapat, tapi kita tetap harus syukuri,” ungkap Linda.

Sementara, Siska salah seorang pengunjung menuturkan merasa lebih tenang dan nyaman berbelanja dengan kondisi pasar yang sepi dibanding ramai.

Komentar

Loading...