Megawati: Kok Minta Pak Jokowi Mundur

Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri mengomentari deklarasi dan pernyataan sikap Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). (Fedrik/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengaku aneh dengan adanya aspirasi yang meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mundur dari kursinya. Karenanya, Mega menantang orang-orang itu untuk bertarung secara jantan dalam kontestasi presiden lewat Pilpres.

“Katanya banyak orang tidak suka dengan pemerintahan yang sekarang, padahal berkali-kali saya mengatakan, pemerintahan ini ada pemilunya. Bukan dulu seperti kita diputuskan hanya oleh MPR.”

“Tolong diingat itu. Lha, kok minta Pak Jokowi mundur, Pak Jokowi tidak berhasil. Kenapa saya sebut beliau, ya, karena itu presiden kita, Kepala Negara kita,” ujar Megawati dalam pidato dalam acara pengumuman calon kepala daerah dan wakil kepala daerah gelombang IV melalui virtual, Jumat (28/8).

Presiden RI Kelima itu menambahkan, PDIP merupakan partai politik pengusung Presiden Jokowi. Karena itu, PDIP akan membela mantan wali kota Solo itu. Karena itu PDIP tidak rela Jokowi mundur dari jabatannya.

“Kita ini kan punya mekanisme, ada pengusung, ada pendukung, kadang sering kali dibaurkan. Saya bilang salah, kita pengusungnya,” katanya.

Megawati mengingatkan, sebagai partai pengusung punya syarat tentang kepemilikan kursi di DPR RI. Bahkan, sistem pemilu itu juga diterapkan di daerah. Seperti di Jawa Tengah dan Bali, PDIP berhak untuk mengusung sendiri calonnya.

Menurut Mega, sistem politik seperti ini merupakan refleksi kepercayaan rakyat kepada partai politik. Karena itu, Megawati heran apabila ada segelintir orang tidak menyatakan ketidaksukaannya kepada pemimpin, sementara buktinya, keinginan masyarakat umum sudah memberikan mandatnya.

Komentar

Loading...