Nasib 51 Ribu PPPK, Titi Purwaningsih: Mudah-mudahan Analisis Saya Tidak Salah

Ketum Perkumpulan Hononer K2 Indonesia (PHK2I) Titi Purwaningsih-- jpnn

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Seluruh Honorer K2 yang lulus PPPK (Pegawal Pemerintah dengan Perjanjian Kerja), berharap agar dalam beberapa bulan ke depan sudah diangkat resmi menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Mereka juga berharap jangan sampai CPNS 2019 lebih dulu diangkat dan mengantongi NIP.

“Semoga dalam dua bulan ini sudah ada pengangkatan PPPK. Khawatir juga CPNS 2019 duluan. Kan proses mereka berjalan terus. Mulai 1 September mereka seleksi kompetensi bidang (SKB) dan 1 November proses pengangkatan CPNS 2019 yang lulus,” tutur Ketum Perkumpulan Hononer K2 Indonesia (PHK2I) Titi Purwaningsih kepada JPNN.com, Jumat (28/8).

Walaupun rasa putus asa makin menggoda mereka, sebagai ketum, Titi selalu berusaha untuk tetap membangun semangat rekan-rekannya. Jangan sampai kendor perjuangan mendapatkan status ASN.

Titi masih optimistis, PPPK 2019 dan CPNS 2019 merupakan satu paket. Tidak akan mungkin CPNS 2019 jalan duluan dan meninggalkan PPPK. Dia lantas mengulik kesepakatan bersama Komisi X DPR RI dengan Kementerian Pendidkan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Di mana dalam kesepakatan bersama tersebut, penyelesaian PPPK hasil rekrutmen Februari 2019 ditargetkan Oktober mendatang.

Sepertinya kesepakatan tersebut bakal terealisasi mengingat rancangan Perpres tentang Penggajian dan Tunjangan PPPK sedang dalam tahap tanda tangan para menteri. Itu berarti tinggal selangkah lagi menuju penetapan Perpres tersebut.

Komentar

Loading...