Pemuda Cekoki Bocah dengan Miras, Disdik Sulsel: Perlu Perhatian Banyak Pihak

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR — Beredarnya video seorang bocah yang dicekoki minuman keras oleh pemuda di Luwu Timur, sangat disayangkan Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Muhammad Jufri.

Menurutnya, hal itu memberikan kesan yang perlu mendapat perhatian khusus dari lembaga pendidikan terkait pengembangan karakter dan moral.

Ia mengaku terdapat indikasi yang tidak berjalan efektif. Mengingat anak-anak saat ini tengah bergelut di dunia modern yang kaya akan informasi serta tontonan dari teknologi yang semakin canggih.

“Teknologi dalam hal ini memberikan kontribusi yang tidak sedikit. Anak-anak sangat mudah mengakses informasi, melihat dari pelaku-pelaku agresif dalam bentuk apa pun,” ucapnya, saat dikonfirmasi, Jumat (28/8/2020).

Sehingga, kata dia, pendidikan formal tidak sepenuhnya dapat dijadikan benteng pendidikan moral dan pengembangan karakter.

Belum lagi, lanjut guru besar UNM itu, lingkungan sekitar juga memberi kontribusi terhadap karakter dan moral setiap anak. Termasuk edukasi dan kontrol dari orang tua sangat dibutuhkan.

“Kita tidak bisa hanya memberdayakan dari sisi pendidikan karena tidak semua dari pendidikan formal dan tentu saja mereka berinteraksi dengan lingkungan di luar sehingga orang pun sangat dibutuhkan perannya dalam hal ini begitu pun masyarakat,” jelasnya

Terkait strategi dan upaya Dinas Pendidikan Sulsel dalam membentengi diri setiap anak dengan pendidikan moral yang seolah hilang saat ini, Muhammad Jufri mengaku membutuhkan bantuan dan kerja sama dari seluruh pihak.

Komentar

Loading...