Pendaftaran Cawalkot Diperketat, Hanya 15 Orang Diizinkan Masuk Kantor KPU


FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makasar memastikan akan memperketat protokol kesehatan saat tahapan pendaftaran calon Walikota dan Wakil Walikota untuk Pilwali 2020, pada 4-6 September mendatang.

Hal tersebut bertujuan untuk mencegah munculnya klaster baru penularan virus covid-19 di Kota Makassar.

Komisioner KPU Makassar, Gunawan Mashar mengatakan, jumlah yang diperkenankan untuk memasuki halaman hingga ruang pendaftaran maksimal 15 orang dengan wajib mengenakan pake masker dan sarung tangan. Lalu diperiksa suhu tubuh dan cuci tangan.

“Di area halaman hingga ruang pendaftaran, kami terapkan protap covid. Termasuk dokumen yang dibawa dibungkus plastik dan disemprot disinfektan dan alat tulis wajib bawa sendiri-sendiri,” jelas Gunawan, Jum’at (28/8/2020).

Memasuki sepekan jelang pendaftaran Pilkada serentak, khusus Makassar saat ini sudah ada empat bakal pasangan calon (paslon) yang telah menyampaikan secara resmi untuk mendaftar di hari pertama, yaitu pada hari Jumat (4/9/2020).

Diantaranya, Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi, Syamsu Rizal- Fadli Ananda, Munafri Arifuddin-Abdul Rahman Bando, dan Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun NH.

Menanggapi hal tersebut, Gunawan mengaku sulit untuk memenuhi permintaan bakal paslon, karena waktunya yang sangat berdempetan.

“Dengan keadaan seperti ini, tentu sulit mengabulkan jadwal yang diminta bakal pasangan calon karena waktunya yang sangat berdekatan,” ungkap dia.

Dengan begitu, KPU Makassar akan memutuskan dan mengatur jadwal pendaftaran dan kedatangan bapaslon dengan mengacu pada bukti administrasi. Dalam hal ini surat yang lebih dahulu masuk akan jadi pertimbangan untuk didahulukan.

Komentar

Loading...