Ribuan Guru Honorer Menangis Gara-gara SKB CPNS 2019, Sungguh Sangat Pilu

ILUSTRASI guru honorer. (dok. JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ribuan guru honorer menangis dan merasa dirugikan. Setelah ikut seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS 2019 dan dinyatakan lulus, mereka harus gagal melaju ke tahapan berikutnya.

Gara-garanya, guru honorer ini belum meng-upload sertifikat pendidik (Serdik) yang menjadi syarat utama mengikuti seleksi kompetensi bidang (SKB) CPNS 2019 yang dijadwalkan 1 September mendatang.

“Ini banyak guru honorer menangis dan mengadukan nasibnya ke PB PGRI. Sungguh sangat pilu melihat nasib guru honorer yang ikut seleksi CPNS 2019 terutama yang usianya sudah batas akhir 35 tahun,” kata Ketua PB PGRI Dudung Nurullah Koswara kepada JPNN.com, Jumat (28/8).

Bila mereka tidak diberikan kesempatan ikut SKB tahun ini karena sertifikat pendidik tidak bisa di upload, lanjut Dudung, sungguh memilukan. Tertutup rapat kesempatan karena umur mereka habis syarat.

“Pemerintah dalam hal ini BKN (Badan Kepegawaian Negara), wajib pertimbangkan untuk segera memberikan kebijakan agar setiap guru honorer yang terlambat meng-upload sertifikat pendidik karena LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan) lambat memberikan,” tuturnya.

Dijelaskan Dudung, sejatinya para guru honorer ini saat mendaftar CPNS 2019, sudah punya sertifikat pendidik. Namun LPTK belum menyerahkannya kepada para guru honorer yang lolos PPG (pendidikan profesi guru).

“Intinya mereka sudah punya sertifikat pendidik tetapi belum diterima di tangan saat daftar,” ucapnya.

Komentar

Loading...