Uang Suap Dibelikan BMW, Jaksa Pinangki Tolak Diperiksa Polisi

Jaksa Pinangki Sirna Malasari dan kuasa hukum Djoko Tjandra, Anita Kolopaking. Foto: Instagram/ngopibareng

Dia tidak mengetahui secara pasti alasan Pinangki menolak diperiksa Bareskrim. Mabes Polri mengakui Pinangki menolak diperiksa penyidik Bareskrim. Alasannya Pinangki ingin bertemu dengan anaknya yang membesuknya di tahanan.

“Ya benar. Yang bersangkutan minta dijadwalkan ulang. Dia sudah ada jadwal anaknya besuk. Tidak ada masalah. Penyidik akan jadwalkan pemeriksaan ulang,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono.

Penyidik Bareskrim Poli, lanjutnya, sudah sempat bertemu Pinangki di rutan Kejagung. Namun, Awi belum bisa memastikan kapan Pinangki akan diperiksa lagi.

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini juga menginformasikan penyidik Bareskrim Polri telah menggelar rekonstruksi kasus gratifikasi pencabutan red notice Joko Tjandra. Rekonstruksi dilakukan di kantor Divisi Hubungan Internasional dan gedung TNCC Polri.

Menurutnya, ada tiga tersangka dan lima saksi yang diikutsertakan dalam proses rekonstruksi tersebut. “Yang hadir ada tiga tersangka, kecuali JST (Joko Soegiarto Tjandra, Red), dan lima saksi,” imbuh Awi.

Dalam kasus ini, Bareskrim Polri telah menetapkan empat tersangka. Dua tersangka diduga berperan sebagai penyuap dan 2 tersangka lainnya penerima suap. Dua penyuap tersebut adalah Joko Tjandra dan pengusaha Tommy Sumardi.

Sedangkan dua penerima suap yakni mantan Kadiv Hubungan Internasional Polri Irjen Pol Napoleon Bonaparte dan mantan Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri Brigjen Pol Prasetijo Utomo.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar