Belum Terima Bantuan Gaji Rp600 Ribu, Lapor!

Sabtu, 29 Agustus 2020 01:00

Uang Rupiah. Foto: JPNN

Tujuan utama dari pemberian BSU, tutur Presiden, adalah menaikkan konsumsi rumah tangga. Dengan naiknya konsumsi rumah tangga, aktivitas ekonomi di level mikro akan bergerak. Itu akan memicu perputaran dan pertumbuhan ekonomi yang nanti imbasnya juga kembali ke masyarakat.

Presiden menambahkan, dengan kondisi pandemi seperti saat ini, tingkat konsumsi rumah tangga dipastikan terpengaruh karena aktivitas ekonomi sempat banyak yang terhenti. karena itu, pemerintah memberikan stimulus agar aktivitas ekonomi tetap bisa berjalan.

Selain BSU kepada 15,7 juta pekerja, masih ada bansos tunai bagi 9 juta penerima manfaat. Juga bantuan hibah modal kerja produktif bagi 12 juta usaha mikro dan kecil. Agar mereka bisa mengembangkan usahanya. Belum lagi program-program lainnya kepada penerima manfaat yang berbeda.

Sementara itu, Menaker Ida Fauziyah menjelaskan, pihaknya sudah membuat payung hukum untuk pencairan BSU. Yakni, Peraturan Menaker Nomor 14 Tahun 2020. Dalam permenaker tersebut, diuraikan beberapa kriteria karyawan yang bisa mendapatkan BSU.

Pertama adalah WNI yang terdaftar sebagai peserta BPJamsostek aktif sampai Juni 2020, dengan status pekerja penerima upah. Kemudian, membayar iuran BPJamsostek yang dihitung berdasarkan gaji atau upah di bawah Rp 5 juta. Dengan demikian, patokan yang dipakai adalah nominal gaji. Selain, itu, karyawan tersebut juga wajib memiliki rekening bank yang aktif.

Komentar