Otodidak, Pendiri Panti Asuhan Kucing di Gowa Belajar dari Youtube

IST

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Abdul Rahim, 24, sebenarnya bukan dokter hewan. Meskipun dia sudah lihai mengobati setiap kucing yang ditemukan telantar di jalan.

Kata Rahim, jika dia menemukan kucing yang telantar di jalan dalam kondisi bagaimana pun, dia tetap obati meskipun dirinya bukanlah dokter hewan.

“Saya hanya belajar di Youtube cara obati kucingnya. Apalagi kalau kucing yang baru dilahirkan. Itu saya ambil, bersihkan kotorannya, dan obati setiap luka di tubuhnya,” kataya, saat ditemui di rumahnya, Jalan Masjid Raya, Kabupaten Gowa, Sabtu (29/8/2020).

Sejak dulu, owner panti asuhan kucing bernama Cat House Young ini suka memelihara kucing. Kadang pula merasa sedih jika ada orang yang tega membuang hewan tersebut.

Sebagai umat Islam, Rahim tahu, kucing adalah binatang kesukaan Nabi Muhammad. Dari situ, pria berkulit putih ini rela meninggalkan pekerjaannya sebagai staf di kantor pemerintahan, demi fokus ke pantinya tersebut.

“Saya memang kasihan kalau banyak orang yang suka buang kucing di jalan. Dia kelaparan hingga mati. Apalagi ini hewan kesukaan nabi,” tambah dia.

Diketahui, Rahim bersama istrinya, Juhi Caula, 24, mulai fokus pada pantinya itu sejak awal pernikahannya, 21 April 2020 lalu.

Pasangan suami istri yang baru menikah ini lebih memilih tinggal di rumah kontrakannya, sembari merawat puluhan ekor kucing.

Komentar

Loading...