Penantang Berpotensi Kejutkan Delapan Petahana di Pilkada

ILUSTRASI

Sama dengan Lutim. Di Lutra juga terjadi pecah kongsi antara bupati Indah Putri Indriani dan Thahar Rum. Selain Thahar juga ada kandidat lain yang akan ikut bertarung di Pilkada Lutra yakni Arsyad.

Bakal calon bupati Lutra, Muh. Thahar Rum menyampaikan keinginannya maju sebagai bupati karena dirinya ingin naik kelas dan berharap bisa berbuat lebih banyak untuk membangun di daerahnya.

“Setiap warga negara kan diberikan kesempatan yang sama untuk menjadi kepala daerah, saya ingin memanfaatkan kesempatan itu,” bebernya.

Bakal calon bupati Lutra, Arsyad menyampaikan dirinya bukan orang baru di Pilkada Lutra. Sebelumnya ia pernah maju dan bertarung di Pilkada Lutra 2010 dan 2015 hanya saja belum mampu menang.

Tetapi, Ketua Gerindra Luwu Utara ini optimis kali ini punya potensi besar bahkan bisa jadi ”kuda hitam” untuk menumbangkan petahana. Ia mengaku kali ini timnya lebih siap dan belajar dari dua pilkada sebelumnya.

“Kemarin kami kalah hanya pada persoalan kesiapan tim. Seperti saksi. Hampir di setiap TPS kami tak ada. Karena memang persiapannya hanya 4-5 bulan saja, tetapi kali ini saya lebih optimis,” bebernya.

Di Toraja Utara, Kalatiku Paembonan petahana yang harus bercerai dengan wakilnya Yosia Rinto Kadang untuk jadi penantangnya di pilkada mendatang. Meski tak lagi bersama Rinto, Kalatiku yang berpasangan Etha Rimba masih kuat.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...