Pengukuhan Tim Appi-ARB Lalui Protokol Kesehatan Ketat, Ini Alasannya


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Pengukuhan relawan pemenangan APPI-ARB, mengedepankan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat.

Berlangsung di Hotel Novotel Grad Syaila Makassar, Sabtu (29/8/2020), semua yang menghadiri pengukuhan hanya bisa diperbolehkan masuk dalam ruangan bila sudah rapid test.

Bila hasilnya reaktif, siapa pun tak diperbolehkan masuk ruangan dan sebaliknya bila negatif diperbolehkan masuk untuk mengikuti relawan.

Bakal Calon Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin – Abdul Rahman Bando (Appi-ARB), ini memang sebelumnya menekankan pemberantasan virus corona atau Covid-19 dalam visi misinya.

Pasalnya, pasangan yang pertama mendeklarasikan diri maju Pilwalkot Makassar, Jumat, 21 Agustus ini ada banyak hal yang sudah dibuat menderita atas adanya pandemi tersebut.

Olehnya itu, kata Appi-ARB, Covid-19 harus betul-betul serius untuk diperangi agar khususnya Makassar dan Indonesia pada umumnya bisa terbebas dari virus mematikan ini.

Menurut Munafri Arifuddin, data pertumbuhan ekonomi yang biasanya mencapai angka 8 persen hingga 9 persen, harus terjun bebas karena pandemi coronavirus desease 2019 (covid-19).

Selama beberapa bulan, praktis kegiatan ekonomi di berbagai sektor terhenti. Karena adanya Covid-19 ini. Tak hanya di sektor pariwisata, namun juga transportasi, perhotelan, jasa, dan konstruksi hingga sektor UMKM.

“Berdasarkan data Satgas Penanggulangan Covid-19 Nasional, Kota Makassar masih ditetapkan zona merah. Saya bertekad untuk menjadikan Makassar zona hijau dalam 100 hari kerja saat saya terpilih,” ungkap pria yang juga CEO PSM ini. (sua/fajar)

Komentar

Loading...