Rizal Ramli: Jokowi Itu Berkuasa, Suka Bikin Susah Orang

Perwakilan UMKM yang tergabung dalam Perempuan Peduli Nusantara (PPN) mengunjungi kantor ekonom senior Rizal Ramli di Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (27/8) kemarin. Foto: Tim media Rizal Ramli

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Presiden Joko Widodo disebut-sebut sebagai pemimpin boneka. Kebijakan yang diambil pun di bawah kendali para oligarki pengusungnya. Prof Salim Said menilai Jokowi tidak punya kuasa.

Kekuasaannya hanya pada tanda tangan. Tanpa tanda tangan Jokowi, program apa pun tidak bisa jalan. Namun, pendapat berbeda diungkapkan ekonom Rizal Ramli.Mantan menteri koordinator kemaritiman ini justru menilai Jokowi berkuasa.

Indikasinya dilihat dari takluknya semua parpol kepadanya. Dia Bahkan bisa menekan para ketum partai.

“Menurut saya Jokowi itu sebenarnya berkuasa. Partai-partai itu takut kepada Jokowi karena dia punya kekuatan. Punya legal power untuk bikin susah orang, tangkap orang dan sebagainya,” kata Rizal dalam kanal Hersubeno di YouTube.

Saking besarnya kekuatannya, Jokowi bisa menekan ketum partai untuk me-recall anggota yang mengkritisi kebijakannya. Karena Jokowi tahu parpol-parpol ini sarat kepentingan.

“Partai itu paling gampang diatur kok. Mohon maaf karena parpol interst-nya pragmatis, bisnis, supaya tidak diperiksa (KPK), kekuasaan jadi Jokowi tidak mengalami kesulitan mengatur orang-orang kayak itu,” tuturnya.

Rizal Ramli menyebutkan, hanya orang-orang yang intelektual, wartawan lebih sulit diatur Jokowi karena tidak bisa pakai model-model yang biasa tadi.

“Jadi sebenarnya Jokowi itu kuasa. Dia saja yang tidak bisa memanfaatkan kekuasaannya untuk kebaikan kita bersama dan mensejahterakan rakyat,” tandasnya. (esy/jpnn)

Komentar

Loading...