3 Pasutri Meninggal karena Covid-19

ILUSTRASI. Untuk mengobati pasien Covid-19, tenaga medis menggunakan beberapa kombinasi obat sesuai dengan pengobatan standar kasus ringan, sedang, dan berat. (ANTONOV/AFP)

FAJAR.CO.ID, MATARAM — Tiga pasangan suami istri (pasutri) di NTB meninggal gara-gara Covid-19. “Dari Kota Mataram semua,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, (28/8) lalu.

Ketiga pasutri tersebut meninggal dalam kurun waktu April sampai Agustus. “Pasangan yang meninggal ini rata-rata merupakan lanjut usia,” kata Eka.

Sementara bagi anak-anak yang ditinggalkan rata-rata sudah mandiri dan dewasa sehingga bisa mengurus dirinya. Pemerintah memberi perhatian terhadap mereka agar tidak tertular. “Yang kita pastikan keluarga dan lingkungan sekitar tidak ada yang positif,” ujarnya.

Dari tiga pasangan itu, kasus terbaru pasangan suami istri meninggal berasal dari Kelurahan Sapta Marga, Cakranegara, Kota Mataram. Pasangan suami istri yang diketahui bernama I Gusti Lananga Wiyasama, 56 tahun, dan I Gusti Ayu Adnyawati, 48 tahun, meninggal dunia di RSUD NTB.

Kepergian pasangan itu membuat I Gusti Lanang Widyana Saputra dan adiknya I Gusti Ayu Widya Dewi sangat terpukul. Ia masih tak percaya dengan kenyataan yang mereka alami, sebab kedua orang tuanya meninggal selang sehari.

Kedua orang tuanya telah dikebumikan 23 Agustus lalu di Pemakaman Umum Karang Jangkong. “Saya sangat terpukul karena kami nggak nyangka. Di sini saya merasa Covid-19 ini nyata setelah melihat kedua orang tua saya dimakamkan secara bersamaan,” ujar Ayu Widya, anak kedua dari pasangan suami istri itu.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...