Makassar Butuh Wali Kota Pembaharu, Eks Warek III UNM Puji Dilan

Deng Ical dan Fadli Ananda resmi dapat rekomendasi dari PDIP dan PKB.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Pilwalkot Makassar 2020 sudah di depan mata. Tersisa tiga bulan lebih, masyarakat Makassar akan memilih pemimpin baru, tepatnya pada 9 Desember mendatang. Kontestasi politik ini pun menjadi topik perbincangan hangat, mulai dari warkop hingga kantor dan kampus. 

Eks Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Negeri Makassar (UNM), Arifuddin Usman, berpendapat pesta demokrasi kali ini memang sangat seru lantaran diprediksi ada empat kandidat yang akan bertarung. Keempatnya tentu merupakan orang-orang terbaik dan hebat.

Nah, dari empat pasangan kandidat tersebut, Arifuddin menyebut paket Syamsu Rizal-Fadli Ananda (Dilan) menarik untuk dicermati. Pasangan yang diusung PDIP, PKB dan Hanura itu dinilai sebagai sosok pemimpin pembaharu yang memang dibutuhkan Kota Makassar saat ini. 

“Selaras, serasi, sinergitas dan menjadi idaman masyarakat Kota Makassar yang butuh kehadiran pembaharu,” puji mantan Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) UNM itu terkait pandangannya soal paket Dilan, Ahad (30/8/2020).

Kolaborasi Deng Ical-Fadli Ananda sejauh ini oleh sebagian besar masyarakat dianggap yang terbaik. Pasangan ini representasi Muhammadiyah-Nahdlatul Ulama. Deng Ical punya keunggulan pada pengalaman paripurna dan sikap somberenya. Sedangkan Fadli merupakan perwakilan suara milenial dan sosok religius. 

Dilan sendiri saat ini tengah mempersiapkan pelaksanaan deklarasi pencalonan di Pilwalkot Makassar 2020. Deklarasi itu akan digelar secara virtual dari Tribun Lapangan Karebosi pada Senin (31/8/2020), malam. Pasangan kandidat ini juga sudah mengagendakan pendaftaran ke KPU pada 4 September mendatang. (*/fajar)

Komentar

Loading...