Terlibat Penyerangan Polsek Ciracas, Jenderal Andika Perkasa Pastikan Sanksi Tegas

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa memutuskan menggelar sidang pimpinan terkait adanya unggahan di media sosial yang tidak pantas dilakukan oleh seorang istri anggota TNI (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa memastikan dirinya akan memberikan sanksi tegas terhadap anggotanya yang melakukan perusakan di Mapolsek Ciracas.

Andika menegaskan sudah memerintahkan jajarannya untuk memproses secara pidana dan pemecatan kepada prajurit TNI AD yang terlibat.

“Sejauh ini yang sudah diperiksa di Polisi Militer Kodam Jaya ada 12 orang dan orang ini adalah prajurit TNI AD. Tetapi ada 19 orang lagi yang sudah ada indikasi dan saat ini sedang dalam proses pemanggilan. Jadi total berarti nanti ada 31 (orang),” kata Andika dalam konferensi pers di Mabes TNI AD, Jakarta Pusat, Minggu (30/8).

Andika menambahkan, pemeriksaan tengah berlangsung dan akan terus berkembang. Dia juga memastikan tengah menyusun kebutuhan administrasi agar 31 anggota TNI AD itu tidak bisa lagi berkomunikasi dengan orang di luar.

“Berdasarkan penelusuran, tidak akan berhenti di sini karena begitu banyak sebetulnya yang ada pada saat malam kejadian. Jadi kami yakin 31 (orang) ini adalah bagian dari pengembangan pertama. Kami akan terus dan kami tidak akan menyerah,” jelas dia.

Sejauh ini, menurut Andika, berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan oleh jajarannya, semua prajurit yang terlibat langsung sudah memenuhi pasal di Kitab Undang-undang Hukum Pidana Militer untuk diberikan hukuman tambahan berupa pemecatan dari dinas milliter.

Komentar

Loading...