Deng Ical: Makassar Tidak Butuh Pemimpin Pemimpi dan Penghayal

deklarasi pasangan Deng Ical-Fadli Ananda untuk maju sebagai kandidat Walikota dan Wakil Walikota Makassar periode 2021-2026, di Tribun Lapangan Karebosi, Makassar (31/8/2020) malam.

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Bakal calon Walikota Makassar Syamsu Rizal alias Deng Ical mengatakan menjadi pemimpin, tidak cukup dengan niat dan mimpi semata.

Pemimpin butuh semangat dan komitmen yang kuat untuk bekerja keras sekaligus menjadi teladan dimata masyarakat pada umumnya khususnya dimata aparat yang dipimpinnya.

Seruan ini diungkapkan dalam gelaran deklarasi pasangan Deng Ical-Fadli Ananda untuk maju sebagai kandidat Walikota dan Wakil Walikota Makassar periode 2021-2026, di Tribun Lapangan Karebosi, Makassar (31/8/2020) malam.

“Pemimpin yang sombere’ akan selalu tahu menghargai sejarah dan prestasi yang telah ditorehkan oleh pendahulunya. Bukan pemimpin yang selalu mencenderai pendahulunya melalui ucapan dan slogan yang merendahkan,” ucap Deng Ical dalam pidato politiknya.

“Sombere’ bukan hanya perwujudan dalam karakter, sombere’ dapat pula dimaknai sebagai suatu penggambaran harmoni dalam proses pembangunan menuju sebuah tatanan sosial kemasyarakatan yang mengedepankan keamanan, kenyamanan dan kesejahteraan masyarakat. Bukan ketakutan dan kegaduhan!” sambungnya.

Deng Ical juga menyatakan kota Makassar membutuhkan pemimpin yang bisa diterima oleh semua pihak. Mulai dari akar rumput sampai level elite. Masyarakat selalu merindukan pemimpin yang mau mendengar keluhan masyarakatnya dan selalu hadir tatkala dibutuhkan. Bukan pemimpi dan penghayal.

Pasangan dengan jargon “Dilan” itu juga telah resmi diusung oleh tiga partai politik yakni, PDIP, Partai Hanura dan PKB. Dengan mengunci ketiga partai tersebut, Dilan telah memenuhi syarat untuk mendaftar di KPU 4 September 2020 mendatang. (endra/fajar)

Komentar

Loading...