Diskop UMKM Minta Dilibatkan dalam Penyaluran Bantuan ke Usaha Mikro

Kadis Koperasi dan UMKM Sulsel, Malik Faisal.

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulsel, Malik Faisal mengatakan pihak bank penyalur bantuan langsung tunai kepada pelaku UMKM khususnya di Sulsel, enggan untuk memberikan data pelaku usaha mikro yang menerima bantuan.

Hal itu lantaran, pihak bank menjaga keamanan data nasabah yang mendapat bantuan dari pemerintah pusat sebesar Rp2,4 juta.

Malik Faisal mengaku, persoalan yang dihadapi saat ini yaitu pihaknya juga tidak memiliki data terkait pelaku UMKM yang telah mendapat bantuan Rp2,4 juta pada tahap pertama ini.

Sebelumnya diketahui, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati memastikan program bantuan presiden sebesar Rp 2,4 juta bagi UMKM sudah cair. Pencairan program tersebut melalui dua bank milik negara, yakni BRI dan BNI.

“Kita tidak punya data tentang siapa-siapa saja pelaku usaha mikro di Sulsel yang telah mendapatkan bantuan itu. Kita tidak ada data, karena perbankan langsung menyalurkan tanpa berkoordinasi dengan kami,” ucapnya, Senin (31/8/2020).

“Dinas koperasi tidak minta nomor rekening nasabah, kami hanya minta nama dan alamat pelaku usaha mikro karena kami perlu mengkoordinasikan dan mengecek di lapangan. Apakah betul mereka itu dapat bantuan, jangan sampai mereka yang dapat bantuan itu bukan pelaku usaha,” sambungnya.

Malik Faisal meminta agar pihaknya dilibatkan dalam penyaluran program bantuan presiden tersebut.

Komentar

Loading...