Dor… Tewas Setelah Tertembus Peluru Ke-12


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Anjas terkapar di jalan. Peluru tajam tertembus di jidatnya. Tubuhnya lemas. Tidak sadarkan diri. Hingga dinyatakan meninggal dunia.

Warga Kelurahan Barukang, Kecamatan Ujung Tanah itu terkena peluru yang ditembakkan oknum anggota Polres Pelabuhan Makassar, Minggu, 30 Agustus. Kejadiannya kira-kira pukul 01.28 Wita. Banyak warga yang menyaksikan.

Termasuk disaksikan Bhabinkamtibmas Kelurahan Pattingalloang, Bripka Hardiansyah dan Babinsa Kelurahan Pattingalloang, Serma Gofur. Tetapi, tak ada yang tahu persis peluru siapa yang mengenai Anjas.

Puluhan polisi menyisir wilayah pesisir pantai itu. Menggenggam senjata. Pistol dan senjata laras panjang. “Pak Binmas dan Babinsa sempat minta hentikan tembakan, tetapi menembak terus,” kata saksi mata inisial Ri.

Kepada FAJAR saat ditemui di lokasi kejadian, pemuda berusia 24 tahun itu menunjuk gang. Ada tulisan lorong empat pada gerbangnya. Di situlah lokasi Anjas tertembak.

“Itu rumahnya. Ia baru keluar rumah waktu kejadian. Karena ada suara tembakan. Ternyata ia yang terkena, kasihan,” ungkapnya.

Saat Anjas terkapar, warga lain ingin menolong. Tetapi, oknum polisi tak menghiraukan teriakan Bripka Hardiansyah untuk berhenti. Mereka terus menembak sambil mengejar. Satu orang warga yang berusaha menolong Anjas diamankan.

Sementara Bripka Hardiansyah bersama Serka Gofur dan seorang lelaki mengenakan helm mengangkat Anjas. Sebagian badan Anjas menyentuh jalan paving blok. Anjas dilarikan ke Rumah Sakit Jala Ammari, tetapi diminta ke rumah sakit lain.

Komentar

Loading...