Keluarga Ungkap Cara Oknum Polisi Menembak hingga Kena Dahi Anjas

Korban salah tembak, Anjas.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Kasus dugaan salah tembak oleh oknum polisi masih diselidiki. Peristiwa ini membuat seorang remaja Jl Barukang, Makassar, tewas.

Diduga terkena timah panas dan bersarang di kepalanya. Keluarga korban, Makka membeberkan cara oknum itu lepaskan tembakan hingga merenggut nyawa.

“Hanya memang korban (Anjas) berkumpul. Lalu ada keributan, aparat diusir keluar, dia juga lari dan kena juga. Menembak lurus. Malah sudah dilerai Binmas, tetap menembak,” kata Makka, Senin (31/8/2020).

Sementara penyebab pasti proses dugaan penembakan itu, aparat kepolisian belum bisa membeberkan.

Namun yang jelas, pihaknya telah memeriksa beberapa petugas di Propam Polda Sulsel, yang terlibat dalam peristiwa itu, pada Minggu dini hari (30/8/2020) pukul 01.30 Wita kemarin.

“Kalau dilihat bekas lukanya, memang di dahi. Kepala. Tapi nanti kita lihat hasil autopsinya (luka tembak atau bukan). Kalau sudah ada, nah ketahuan,” kata Kapolres Pelabuhan, AKBP Muh Kadarislam di RS Bhayangkara.

Diketahui, korban yang meninggal di usia 23 tahun telah tiba di rumah duka, Jalan Barukang tadi malam setelah menjalani otopsi di RS Bhayangkara, Kota Makassar.

Isak keluarga pun pecah saat jenazah Anjas tiba di rumah duka. Mereka menyoraki dan mengarak jenazah Anjas.

Jenazah almarhum pun telah dibawa ke pemakaman keluarga, di Kabupaten Maros pagi tadi. (Ishak/fajar)

Komentar

Loading...