Polisi Minta Maaf atas Dugaan Penembakan Tewaskan Warga di Makassar

Polisi Minta Maaf atas Dugaan Penembakan Tewaskan Warga di Makassar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Keluarga almarhum Anjas, 23 tahun masih berduka atas peristiwa yang terjadi di Jalan Barukang III, Kota Makassar, pada Minggu (30/8/2020) lalu.

Anjas tewas diduga akibat terkena tembakan senjata api oleh oknum polisi, yang saat itu sedang berada di lokasi kejadian.

Seluruh jajaran aparat kepolisian pun meminta maaf atas kejadian itu, yang membuat tiga orang jadi korban. Satu di antaranya adalah Anjas yang meninggal dunia.

“Atas nama pimpinan Kapolri, Kapolda, saya berdiri di sini meminta maaf dan juga turut berduka atas meninggalnya Anjasmara, yang disebabkan atas kelalainan anggota kami ketika melaksanakan tugas kepolisian,” kata Kapolres Pelabuhan, AKBP Muh Kadarislam, Senin (31/8/2020).

Mantan Kapolres Bone ini juga menyampaikan, peristiwa itu tidak yang inginkan terjadi. Namun kuasa Tuhan tak bisa dilawan oleh manusia, meski berprofesi apapun itu.

“Tentu ini adalah yang tidak kita harapkan. Tapi Allah Swt sudah menetapkan,” tambahnya.

Diketahui, peristiwa itu bermula saat salah seorang aparat sedang mengembangkan sebuah kasus di kawasan padat penduduk itu.

Namun kedatangannya tidak diterima oleh warga. Polisi yang sedang menjalankan tugasnya justru diserang. Mereka tak tak percaya yang datang itu adalah polisi.

Polisi itu pun kabur dan menyelamatkan diri dari serangan warga. Dia tak menyangka, tugasnya untuk mencari pelaku kejahatan di sana, justru diserang oleh warga hingga mengalami luka di tangannya.

Komentar

Loading...