Telantarkan Keluarga, 3 Anggota Polisi Dipecat

Prosesi pemecatan tiga anggota Polres Tanimbar. (Simon Lolonlun/Antara)

FAJAR.CO.ID, TANIBAR — Tiga orang anggota polisi resmi dipecat atau menerima SK Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dari keanggotaan Polri. Tiga orang anggota Polri yang dipecat adalah Bripka Anderson Metusalach, Bripda Matheos Romroma, dan Brigpol La Ode Muhammad Agus Herman.

Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP Romi Agusriansyah bertindak sebagai inspektur upacara dalam upacara PTDH di lapangan upacara Polres Kepulauan Tanimbar, Senin (31/8).

Kapolres menyatakan, upacara PTDH tiga anggotanya itu dilaksanakan sesuai aturan kendati mereka tidak hadir atau in absentia. Akibat tiga anggota tersebut tidak hadir dilaksanakan upacara pemecatan secara simbolis dengan menggunakan foto tiga oknum polisi tersebut.

”Mereka sudah melaksanakan putusan pidananya beberapa tahun lalu seperti ada yang 2012 dan ada yang 2017. Namun, keputusan PDTH baru Februari 2020. Mereka sudah menerima keputusan Kapolda dan kita undang untuk hadir tetapi mereka tidak hadir,” kata Romi.

Kapolres menyatakan, Bripka Anderson, Bripda Matheos, dan Brigpol La Ode dipecat lantaran tindak pidana penelantaran keluarga dan melanggar ketentuan PP Nomor 1 Tahun 2003. Yakni personel Polri tidak masuk kantor lebih dari tiga puluh hari kerja berturut-turut diberhentikan tidak dengan hormat.

Kapolres juga menyatakan, pelaksanaan upacara PTDH sekaligus untuk menginformasikan kepada masyarakat agar tahu bahwa tiga orang anggota Polri itu sudah dipecat dan menjadi perhatian bagi anggota Polri agar tidak melakukan pelanggaran yang sama.

Komentar

Loading...