5 Pesan Kapolri kepada Seluruh Polwan

Kapolri Jenderal Pol Idham Azis memohon maaf kepada seluruh masyarakat apabila sampai saat ini ekspektasi masyarakat terhadap Polri belum maksimal (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kapolri Jenderal Idham Azis menerangkan bahwa posisi polisi wanita (polwan) saat ini telah setara dengan polisi laki-laki.

Oleh karena itu, Idham mengajak para polwan untuk terus berkarya dan bekerja lebih giat lagi.

“Teruslah bekerja baik saja dan tunjukkan prestasi di mana pun rekan-rekan bertugas. Ini momentum untuk introspeksi diri, memperkuat soliditas dan mendorong peningkatan kinerja di tengah pandemi COVID-19,” ujar Idham dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono di acara syukuran Hari Jadi ke-72 Polwan di Jakarta, Selasa (1/9).

Idham juga mengungkapkan, polwan memiliki kesempatan yang sama menduduki jabatan strategis dengan mengacu pada penilaian kinerja dan kompetensi yang berlaku.

Saat ini, polwan yang dimiliki Polri berjumlah 24.506 personel, terdiri atas 3 perwira tinggi, 1.567 perwira menengah, 3.355 perwira pertama dan 19.581 Bintara.

Berbagai posisi jabatan strategis baik di Mabes Polri, Polda, Polres ataupun Polsek juga telah banyak diemban oleh personel polwan.

Idham menekankan beberapa hal untuk dipedomani dan dilaksanakan oleh seluruh polwan.

Pertama, jadilah teladan bagi masyarakat, sesama personel Polri dan keluarga dalam berdisiplin menerapkan protokol kesehatan COVID-19 dengan memakai masker, mencuci tangan secara benar, menjaga jarak dan berperilaku hidup bersih serta sehat.

Kedua, tingkatkan peran aktif dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas Polri terkait penanganan COVID-19 sesuai dengan kemampuan dan kewenangannya.

Ketiga, tidak melakukan perbuatan yang kontraproduktif dan merugikan institusi Polri.

Keempat, atur waktu sebaik-baiknya untuk menjalankan peran ganda Polwan baik sebagai istri/ibu maupun sebagai anggota Polri.

Terakhir, sebagai tuan rumah Agenda Internasional Konferensi IAWP ke-58 yang rencananya akan dilaksanakan pada 5 sampai 9 September 2021 di Yogyakarta, agar dilakukan persiapan dengan sebaik-baiknya.

“Semua bekerja baik saja belum tentu dinilai baik oleh masyarakat apalagi bila bekerja tidak baik, maka teruslah melakukan kebaikan.”

“Biarkan proses alam dan Tuhan yang menilai apa yang telah kamu kerjakan,” tandas Idham dalam sambutannya. (cuy/jpnn)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...