Bawaslu Makassar Bidik ASN Tak Netral di Pilkada

FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Ketua Bawaslu Kota Makassar, Nursari, mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Makassar untuk menjaga netralitas di pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Makassar 2020.

“Kami ingatkan kembali kepada ASN supaya bisa menjaga netralitas selama Pilkada Makassar. ASN tidak boleh berpihak kepada salah satu calon karena sudah diatur di Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN,” tutur Nursari dalam gelaran sosialisasi dan deklarasi netralitas ASN dalam pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Makassar 2020 di Golden Tulip Hotel Makassar, Selasa (1/9/2020).

Ada tiga jenis pelanggaran netralitas ASN, yakni pemberian dukungan oleh ASN, deklarasi, dan turut aktif dalam politik praktis.

Sementara itu, Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin, mengatakan bahwa ASN bukan dilarang untuk memilih, hanya saja tidak dibenarkan dalam hal memberikan dukungan dan turut mengampanyekan calon tertentu.

Sehingga, semua ASN hanya diperbolehkan menyalurkan dukungannya pada hari pencoblosan saja. Dukungan ASN hanya bisa disalurkan di bilik suara.

“Kita tidak dilarang memilih, tapi dilarang mendukung. Hati-hati, jangan sembarangan di media sosial. Karena menyukai postingan calon saja sudah bisa ditindaki Bawaslu. Dukungan ASN cuma bisa disalurkan di bilik suara saja,” ungkap Rudy.

Rudy pun meminta ASN agar selalu waspada dan mawas dalam beraktivitas. Sebab, sedikit saja lengah, sanksi sudah menanti.

Komentar

Loading...